Kunjungan Studi Agama Agama menjadi bagian dari pembelajaran Mahasiswa ISQI Sunan Pandanaran Yogyakarta saat berkunjung ke Pura Segara Wungkir Ngobaran pada Rabu, 14 Agustus 2023. Program Studi Studi Agama Agama (SAA) KPI-PBA menginisiasi kegiatan ini sebagai bagian dari kajian toleransi bersama pengelola pura. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mempelajari praktik keagamaan di luar tradisi mereka secara langsung.
Kunjungan Studi Agama Agama Perkuat Dialog dan Silaturahmi
Dosen Ilmu Keagamaan ISQI Sunan Pandanaran membuka kegiatan dengan memberikan sambutan. Ia menjelaskan bahwa agenda ini membantu mahasiswa memperdalam wawasan keagamaan sekaligus mempererat silaturahmi antarumat beragama.
Selanjutnya, mahasiswa berdialog dengan pengelola Pura Segara Wungkir Ngobaran. Mereka mengajukan pertanyaan tentang tata ibadah, filosofi pura, dan nilai-nilai kehidupan yang dijalankan umat Hindu di kawasan tersebut. Dengan cara ini, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih utuh karena belajar langsung dari para praktisi.
Mahasiswa Perkuat Kerukunan Melalui Kajian Lintas Iman
Kunjungan Studi Agama Agama mendorong mahasiswa untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membangun sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.
“Melalui kajian lintas agama, kami berharap mahasiswa dapat memiliki pengetahuan yang lebih baik dalam aksi membela kerukunan antarumat beragama. Alhamdulillah dengan kajian lintas agama dari ISQI Sunan Pandanaran hal ini bisa terlaksana,” ujarnya.
Selain itu, kampus terus mengajak mahasiswa mengikuti kegiatan lapangan yang mempertemukan berbagai komunitas agama. Langkah tersebut memperkuat pengalaman belajar sekaligus memperluas jejaring kerja sama lintas agama di Yogyakarta.
Komitmen Kampus Menguatkan Moderasi Beragama
ISQI Sunan Pandanaran terus mengembangkan nilai moderasi beragama melalui kurikulum dan kegiatan kemahasiswaan. Kampus yang dikenal sebagai Kampus Hijau ini menjadikan toleransi sebagai bagian penting dalam proses pendidikan.
Di sisi lain, berbagai riset nasional menunjukkan bahwa dialog lintas iman mampu memperkuat kohesi sosial dan membantu mengurangi potensi konflik di tengah masyarakat.
Kunjungan Studi Agama Agama ke Pura Segara Wungkir Ngobaran menunjukkan bahwa pendidikan, dialog, dan silaturahmi mampu memperkuat toleransi antarumat beragama. Oleh karena itu, ISQI Sunan Pandanaran berharap kegiatan serupa terus berlangsung agar semangat kerukunan tumbuh semakin kuat di lingkungan kampus maupun masyarakat. info lainnya
Sumber: Kegiatan Studi Agama Agama (SAA) KPI-PBA ISQI Sunan Pandanaran, Yogyakarta.