Mahasiswa KPI ISQI Sunan Pandanaran Belajar Strategi Pemasaran

Doc. Belajar Strategi Pemasaran dari Pelaku Usaha

 

Sleman, 8 Juli 2023 — Mahasiswa KPI ISQI Sunan Pandanaran Belajar Strategi Pemasaran (studi lapangan) di Sleman untuk mempelajari teknik pemasaran dan strategi kewirausahaan. Kegiatan ini melibatkan diskusi langsung bersama pemilik usaha Souvenir Jogja Ira dan pengelola Kebun Buah Mangunan. Kampus merancang program ini sebagai bekal praktis mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan peluang wirausaha digital.

Belajar Teknik Pemasaran dari Pelaku Usaha Lokal

Mahasiswa KPI ISQI Sunan Pandanaran Belajar Strategi Pemasaran, Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mengamati langsung cara kedua pelaku usaha mengelola pemasaran produk mereka. Owner Souvenir Jogja Ira memaparkan bagaimana usahanya menjangkau pasar melalui strategi promosi dan pelayanan pelanggan. Selain itu, pengelola Kebun Buah Mangunan menjelaskan pendekatan yang mereka terapkan untuk menarik pengunjung sekaligus mempertahankan loyalitas pasar.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori pemasaran di kelas, tetapi juga melihat langsung praktiknya di lapangan,” kata perwakilan dosen pendamping KPI ISQI Sunan Pandanaran.

Dengan demikian, mahasiswa memperoleh gambaran nyata tentang tantangan yang dihadapi pelaku usaha kecil dan menengah. Sebagai hasilnya, pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa sebelum mereka terjun ke dunia usaha maupun dunia kerja profesional.

Kewirausahaan Digital Jawab Tantangan Lapangan Kerja

Kampus menilai kewirausahaan akan terus memainkan peran penting, terutama seiring berkembangnya kompetensi digital baru di berbagai sektor. Ketidaksesuaian antara jumlah lowongan kerja dan jumlah angkatan kerja di Indonesia turut mendorong banyak lulusan perguruan tinggi untuk memulai usaha sendiri. Namun, bukan hanya lulusan yang tertarik pada jalur ini.

Individu yang ingin keluar dari zona nyaman dan mengembangkan potensi diri juga banyak yang memilih berbisnis sebagai cara meningkatkan kesejahteraan. Oleh karena itu, pihak kampus memandang digital entrepreneurship sebagai materi penting yang perlu dipelajari mahasiswa sejak dini. Selain menambah keterampilan teknis, pembelajaran ini juga melatih mahasiswa membaca peluang pasar secara langsung.

Studi lapangan ini menunjukkan bagaimana kampus mendorong mahasiswa memahami pemasaran dan kewirausahaan melalui pengalaman langsung di lapangan, bukan sekadar teori. Pembaca yang tertarik mempelajari perkembangan wirausaha digital dapat menelusuri data resmi ketenagakerjaan melalui situs Badan Pusat Statistik sebagai referensi tambahan. (Baca juga: artikel terkait kegiatan akademik dan pengabdian masyarakat ISQI Sunan Pandanaran di situs kampus.)

Doc. Belajar Strategi Pemasaran dari Pelaku Usaha